Dari kejauhan, nampak kalau ada seseorang yang memperhatikan Hye ri dan Donghae. Dia meletakkan kedua tangannya di dadanya. Nampaknya dia sedikit kesal melihat pemandangan yang sedang diperhatikannya itu.

“Ternyata kau sudah menemukannya eh? Tapi tak masalah walaupun kau sudah menemukannya terlebih dulu daripada aku. Walau bagaimanapun dia tidak mengingatmu dan dia akan menjadi milikku pada akhirnya.” Gumamnya pelan pada dirinya sendiri.

“Eunhyuk Oppa, kenapa kau menyuruhku kemari? Aiiissshhh, padahal aku sedang berkunjung ke rumah Lee Min Hoo.” Ucap seorang gadis yang muncul tiba – tiba disamping Eunhyuk.

“Tugasmu sudah mau di mulai Yunha~ya. Jadi jangan buang – buang waktumu hanya untuk namja – namja bodoh diluar sana.” Kata Eunhyuk tanpa sedikitpun melepas pandangannya dari Hye ri dan Donghae.

“Kau sudah menemukannya?” Tanya Yunha yang seolah – olah tahu arah pembicaraan mereka.

“Ne. Yoeja itu. Dekati dia dan jauhkan dia dari ke empat namja bodoh itu. Jangan biarkan mereka mendekati Hikari. Sepertinya, dewa – dewa itu sudah menemukannya juga.” Eunhyuk langsung lenyap meninggalkan Yunha sendirian disana. Dia mengamati Hye ri dan merekam gambarnya di memori otaknya.

Namun, ketika Yunha melihat sosok Soo Ra yang sedang memeluk Hye ri, dadanya kembali sesak. Dia teringat kejadian masa lalunya yang membuatnya mau tidak mau harus bekerja sama dengan iblis.

“Sepertinya ini akan menarik. Sekali dayung, dua pulau terlampaui.” Dia tersenyum sinis dan setelah itu menghilang dari tempatnya.

***

“Apa kau yakin dia adalah Hikari Hae? Darimana kau tahu kalau dia Hikari?” Leeteuk berusaha memastikan kalau yang dilihat oleh dongsaeng sekaligus sesama Dewa adalah benar – benar Hikari yang sedang mereka cari selama berabad – abad.

“Ne Hyung. Aku yakin sekali. Ikatanku dan dia masih sangat kuat. Saat aku melihatnya, dia begitu bersinar dan ada tanda bulan di keningnya.” Donghae yakin sekali kalau yang dilihatnya tadi di kampus adalah Hikari.

Selama berabad – abad semenjak musnahnya Hikari. Mereka selalu mencari reinkarnasi dari Hikari. Mereka membutuhkan sang Hikari untuk kembali menjaga keseimbangan bumi. Namun usaha mereka selalu sia – sia karena mereka tidak menemukan jejak Hikari sedikitpun. Dan di abad ini, sepertinya keberuntungan sedang berada di pihak mereka. Mereka menemukan Hikari meskipun dalam keadaan tidak ingat satupun tentang kehidupan sebelumnya.

“Kalau begitu panggil Siwon dan Yesung. Kita harus segera bertindak sebelum iblis itu juga menemukan Hikari.”

Drrrrttttttt drrrrrtttttttt

“Dari siapa Hyung? Kenapa tidak diangkat?”

“Aku harus mengajar di kelas Musik. Beritahu yang lain kalau setelah ini kita berkumpul ditempat biasa. Annyeong.” Leeteuk langsung pergi meninggalkan Donghae sendirian di perpustakaan. Sedetik kemudian Donghae langsung berteleportasi meninggalkan Perpustakaan.

***

“Hye ri~ya, bagaimana hari pertamamu disini eh? Seoul lebih menyenangkan dari Inggris bukan?”

“Aiiissshhh Eun Soo~ya, jangan tiba – tiba muncul dari belakang seperti itu. Kau mau membuatku jantungan hah?” Sungut Hye ri. Eun Soo, hanya tersenyum – senyum sendiri melihat sahabatnya yang sedang bersungut seperti itu.

“Aigoooo, kenapa mukamu kusut hah? Apakah ada sesuatu yang mengganggumu?” Eun Soo mengambil posisi disamping Hye ri dan duduk disebelahnya.

“Apa orang – orang dikorea selalu aneh seperti ini? Kau tahu. Aku bertemu dengan namja gila di kampus hari ini.”

“Aneh? Apa maksudmu dengan kata aneh? Aigooo, apa ada yang tiba – tiba menyatakan cinta padamu eh?” Eun Soo menggoda Hye ri dan membuat Hye ri semakin memanyunkan bibirnya.

“Yakk, aku serius. Kalau tidak percaya tanya saja pada Soo Raa eonni. Ya kan eonni?” Hye ri menatap Soo Ra yang sedang sibuk menatap meja makan untuk meminta dukungan. Namun yang diajak berbicara malah diam dan sepertinya sedang memikirkan hal lain.

“Eonni, wae geuraeyo?” Eun Soo beranjak dari duduknya dan berjalan kearah Soo Ra. Eun Soo yakin kalau pasti ada sesuatu hal yang terjadi mengingat pagi sebelumnya dia masih melihat Soo Ra baik – baik saja.

“Dia sudah menemukan Hye ri.” Jawab Soo Ra pelan, berusaha agar Hye ri yang sedang berkutat dengan buku – bukunya tidak mendengar pembicaraan mereka.

“Siapa eonni? Siapa yang kau maksud?” Tanya Eun Soo penasaran.

Doksuri sin. Dia tidak sengaja bertemu Hye ri tadi. Sepertinya dia berada di Universitas Seoul juga.” Eun Soo langsung tercengang begitu mendengar penjelasan yang diberikan Soo Ra.

Selama ini mereka memang sengaja menyembunyikan keberadaan Hye ri sampai ingatan Hye ri benar – benar kembali. Kalau ingatan Hye ri yang dikehidupan terdahulunya adalah Hikari sudah kembali, maka mereka tidak perlu khawatir lagi kalau kalau sang iblis tersebut kembali meracau Hye ri. Namun Meskipun selama ini mereka mencoba, tetap saja ingatan yang sudah dihapuskan dengan bantuan iblis saat itu tidak bisa dikembalikan lagi.

“Apa itu tandanya mereka akan mencari keberadaan Hye ri secepatnya? Bukankah itu hal yang bagus eonni? Mungkin saja mereka bisa membantu mengembalikan ingatan Hye ri.”

Soo Ra hanya menggeleng pelan karena dia tidak sependapat dengan Eun Soo. “Kalau sang dewa muncul aku yakin sekali iblis itu juga akan muncul.”

***

“Kenapa kau suka sekali memelihara Kura – Kura hyung? Aku pusing melihat kura – kura yang ada di setiap jengkal kamarmu ini. Lihat – lihat, mereka berserakan dimana – mana. Benar – benar mengganggu pemandangan.” Donghae memandangi Yesung yang sedang melakukan aktifitas rutinnya, bermain dan memandikan Kura – Kura peliharaannya yang jumlahnya mungkin sudah mencapai puluhan.

“Yakk, kenapa muncul tiba – tiba seperti itu? Bertingkah lakulah seperti manusia normal,bodoh. Kau tidak ingin para Joengsang itu mengetahui identitas kita kan?” Yesung memarahi Donghae karena tiba – tiba muncul dihadapannya.

“Hehehehe Mianhae Hyung. Hanya saja lebih praktis kalau berteleportasi seperti ini daripada harus mengetuk pintu tersebut. Itu sangat memakan waktu yang cukup banyak.”

Belum sempat Yesung membuka mulutnya, lagi – lagi ada orang yang muncul tiba – tiba dikamarnya. Leeteuk muncul bersamaan dengan Siwon dan tanpa sengaja menginjak Kura – Kura nya yang terlepas dari akuariumnya. Atau mungkin sengaja dilepas oleh pemiliknya.

“Yakk yakk, kau menginjak kura – kuraku Hyung.” Teriak Yesung histeris. “Yakk kalian ini, kenapa semuanya suka sekali muncul mendadak dihadapanku? Kalian tahu sendiri kan kalau ada banyak Joengsang yang tinggal disini. Aiiissshhh, jinjja. Kenapa tiba – tiba kalian berkumpul disini?”

“Aku sudah menemukan Hikari Hyung.” Ucap Donghae antusias.

“Mwo? Dimana? Kenapa kalian tidak langsung membawanya kesini?” Jawab Yesung seolah tidak peduli sambil mengelus – elus punggung kura – kuranya yang tadi tidak sengaja diinjak oleh Siwon.

“Kau fikir dia barang yang mudah dibawa kemana – mana hyung?” jawab Donghae tidak terima karena menyamakan Hikari dengan barang.

“Bukan seperti itu babo. Bukankah kalian bilang sudah menemukannya? Bagus kan? Berarti kita tidak perlu susah – susah lagi mencarinya. Jadi tinggal tunggu apalagi. Kita temui saja dia. Atau ajak dia kesini.”

“Aiiiissssshhhh, Aku tidak tahu kalau ingatanmu ternyata juga parah Hyung. Bukankah kau juga tahu kalau dia sudah menghapus semuanya? Menemukannya saja tidak cukup Hyung.” Siwon memarahi Hyung nya yang masih saja berkutik dengan Kura – Kura kesayangannya.

“Yakk, Yesung~ah, seriuslah sedikit. Jangan mengurusi kura – kuramu itu lagi. Atau kau mau melihat nasib peliharaanmu itu berakhir di meja makan?” Tukas Leeteuk pada akhirnya karena dongsaeng – dongsaengnya masih saja bercanda disaat yang serius seperti ini.

“Arra arra. Lalu, apa rencana kita selanjutnya.” Akhirnya Yesung meletakkan kura – kura nya dan serius dengan pembicaraan mereka ber empat.

***

Hyun Hee terlihat sibuk dengan buku – buku kuliahnya. Dia memandangi deretan angka yang tercetak dibukunya dengan tatapan menyerah. Dia sudah berulang kali mengerjakan soal didepannya namun dia masih juga belum menemukan jawaban yang tepat.

“Kenapa otakmu masih tetap sama saja?”

“Jangan mengejekku Cho Kyuhyun. Aku sedang tidak ingin beradu mulut denganmu.” Kyuhyun tersenyum simpul kemudian menghampiri meja belajar Hyun Hee.

Dia membantu Hyun Hee mengerjakan tugas matematikanya. Dalam waktu kurang dari 15 menit, Kyuhyun sudah melahap habis soal – soal yang dari beberapa jam yang lalu tidak ada yang bisa dikerjakan satupun oleh Hyun Hee.

“OMO, otakmu benar – benar hebat Cho Kyuhyun. Aku kagum padamu.” Hyun Hee ternganga melihat deretan angka yang berada di buku tulisnya.

“Ckck, kau meragukan ku hah? Kau fikir hanya para Joengsang yang mengaku dirinya profesor saja yang mampu mengerjakan seperti itu?” Ucap Kyuhyun membanggakan dirinya sendiri. Hyun Hee langsung memasang muka malas begitu Kyuhyun memulai aksi membanggakan dirinya seperti itu.

“Dimana yoedongsaeng kesayanganmu itu? Menggoda para artis – artis itu lagi?” Cibir Hyun Hee.

“Yakk, aku tidak menggoda mereka.” Yunha tiba – tiba saja muncul dihadapan Hyun Hee. Dia tidak terima kalau dia dikatakan menggoda para aktor – aktor tersebut meskipun kenyataannya dia memang menggoda nya.

“Yunha~ya, kau darimana saja hah? Kau sudah mengerjakan tugasmu belum?” Kali ini Kyuhyun yang memarahi adiknya.

“Kau kan bisa mengerjakannya Oppa. Kau tahu sendiri kalau aku benci angka – angka itu. Ohm… Jeoggi, tugas kita sepertinya sudah dimulai Oppa.” Yunha merebut kue ditangan Kyuhyun dan membuat Kyuhyun hanya menahan diri. Dia memang terlalu memanjakan Yunha setelah kejadian itu.

“Yakk, Park Yunha. Sopanlah sedikit dengan Oppamu.” Hyun Hee yang merasa jengkel dengan sikap semena – mena Yunha akhirnya tidak tahan melihat kelakuannya yang semakin hari semakin bertambah parah itu.

“Apa dia menemukan Hikari? Kalau begitu, kenapa dia tidak langsung mendekatinya? Bukankah itu mudah mengingat dia sudah tidak ingat segalanya?” Kyuhyun tahu kalau tugas yang dimaksud Yunha adalah membuat Hikari bersama dengan Yami, sang iblis.

“Masalahnya adalah Dokuri sin sudah terlebih dahulu menemukannya. Dan satu lagi yang sepertinya membuat tugas ini semakin menarik Oppa.” Yunha mengambangkan kalimatnya. Membuat Kyuhyun dan Hyun Hee semakin penasaran.

“Apa maksudmu dengan tugas ini menarik?” Tanya Kyuhyun yang selalu tidak bisa mengendalikan rasa ingin tahunya. Apalagi mengenai adiknya.

“Aku juga menemukan yoeja itu. Yoeja yang sudah membuat hidupku berantakan. Bukankah itu menarik Oppa? Dalam sekali langkah, bisa mendapatkan dua mangsa sekaligus.” Yunha tersenyum penuh kemenangan meskipun tugasnya belum dilaksanakan. Dia sudah membayangkan, bagaimana caranya dia akan membalas dendam pada Soo Ra. Lagipula Soo Ra tidak tahu masalah Yunha yang dihidupkan kembali dengan melakukan perjanjian dengan Yami.

“Apa kalian berdua benar – benar akan mengambil jalan ini? Apa kalian tidak akan menyesal kalau sampai Hikari benar – benar bersatu dengan Yami?” Hyun Hee ikut ambil bicara setelah dia diam mendengarkan pembicaraan kakak beradik di hadapannya.

“Kau tidak perlu mengurusi kami Hyun Hee~ya. Ini hidup kami sekarang. Persetan dengan bagaimana Hikari nantinya. Aku juga tidak peduli pada Dewa – Dewa yang menjaganya.” Setelah mengucapkan hal itu Yunha langsung menghilang dari ruangan tersebut. Meninggalkan Kyuhyun dan Hyun Hee. Sedetik kemudian, Kyuhyun pun juga menghilang meninggalkan Hyun Hee seorang diri.

“Apakah aku harus memberitahu Soo Ra eonni kalau Yami dan yang lainnya sudah berhasil menemukan Hikari?” Hyun Hee memang selama ini berhubungan dengan Soo Ra dan Eun Soo untuk menyembunyikan keberadaan Hye ri. Mereka berdua saling berhubungan satu sama lain tanpa sepengetahuan Yunha dan Kyuhyun. Bahkan Yami pun tidak mengetahui hal itu. Hyun Hee selalu menginfokan keberadaan sang Yami sehingga kalau secara tidak sengaja mereka berada di satu negara yang sama, Soo Ra dan Eun Soo bisa secepatnya membawa Hye ri pergi supaya tidak ditemukan oleh Yami.

***

Eun Soo memasuki kawasan Seoul dan menghentikan mobilnya di depan taman. Dia mengantar benda milik sahabatnya Hye ri yang tertinggal di rumahnya.

“Cepatlah keluar. Aku mengantarkan Macbookmu dan dokumenmu. Aku harus kembali lagi ke kampus setelah ini.” Ucapnya singkat lalu memutuskan sambungan telponnya. Sambil menunggu Hye ri dia duduk di bagian depan mobil dan memainkan Ipod ditangannya.

Dari seberang taman, Siwon baru saja keluar dari ruang Dosen. Pintu keluar langsung menghadap ke taman dan saat dia keluar tatapannya langsung menuju kearah Eun Soo. Karena dijam seperti ini, semua mahasiswa harusnya berada diruangannya. Pria ini mengamati lekat – lekat apa yang dia lihat. Seolah tidak yakin dengan apa yang dilihatnya, dia kembali menajamkan pandangannya.

“Eun Soo. Apakah itu benar – benar Han Eun Soo?” ucapnya pelan pada dirinya sendiri. Dia melangkahkan kakinya dengan cepat ketempat Eun Soo. Namun langkah kakinya dihentikan karena dia dipanggil oleh dosennya.

Setelah beberapa saat mengobrol dengan dosennya, Siwon kembali membalikkan badan dan mempercepat langkah kakinya agar sampai diseberang taman sebelum yoeja tersebut meninggalkan kawasan ini. Namun sepertinya hasilnya sia – sia saja karena baru beberapa langkah saja, Eun Soo sudah masuk ke mobilnya dan meninggalkan kawasan Seoul.

“Aiiiissshhhh sial.” Teriaknya frustasi. Siwon mengacak rambutnya dengan sedikit emosi. Tapi, sepertinya kekecewaannya sedikit menghilang saat dia melihat Hye ri melintas di depannya dan masuk ke ruang dosen.

“Jeoggi, kau mengenal yoeja tadi?” Tanya Siwon tiba – tiba dan membuat Hye ri menghentikan langkahnya.

“Ne?”

“Yoeja dengan gaun jingga selutut dan cardigan putih. Kau mengenalnya bukan?” Tanya Siwon lagi karena yoeja dihadapannya belum faham dengan apa yang sedang ditanyakan olehnya.

“Miss Choi, Lee Seonsaengnim sudah menunggu anda.” Panggil salah seorang Staff dari dalam ruang Dosen.

“Mianhae, saya harus bertemu Lee Seonsaengnim.” Ucap Hye ri sopan dan langsung berlalu meninggalkan Siwon sebelum dia sempat menjawab pertanyaan Siwon.

***

Soo Ra terlihat tergesa – gesa berlari menyusuri koridor bangunan tua yang mungkin saja usia nya sudah ratusan tahun. Namun meskipun begitu bangunan tersebut masih nampak kokoh berdiri ditempatnya. Sebenarnya dia bisa saja berteleportasi ataupun melakukan sesuatu dengan magic nya, tapi dia menyadari bahwa dia hidup diantara joengsang – joengsang yang tidak mengerti tentang magic ataupun sihir. Jadi dia bersikap kalau – kalau dia adalah bagian dari jeongsang tersebut.

“Annyeonghaseyo, jeosoeamnida saya terlambat.” Soo Ra membungkukkan badan dan meminta maaff pada orang dihadapannya. Orang tersebut adalah pemilik bangunan tua ini yang sudah dikenal dengan pemusik yang berbakat. Dia menguasai berbagai macam alat musik dan untuk vokal nya pun tidak diragukan lagi.

“Ah ne, gwenchanayo. Saya juga baru tiba disini.” Ucap pria tersebut. Begitu pria tersebut menoleh kearah Soo Ra, kaki Soo Ra langsung lemas. Dia gugup dan nampak sekali kalau wajahnya langsung pucat pasi.

“Anda tidak apa – apa Nona Jung?” Tanya Pria tersebut sambil berusaha menahan tubuh Soo Ra yang hendak ambruk.

“N…Ne, gwe….gwen….gwenchana tuan Park Jung Soo” Jawab Soo Ra gugup

“Panggil saja Leeteuk. Ohm… Aku membaca VC milikmu dan aku tertarik dengan kemampuan bermusikmu. Jadi kau bisa mulai mengajar Piano disini mulai besok.” Leeteuk mulai menjelaskan apa – apa yang perlu dilakukan oleh Soo Ra. Namun fikiran Soo Ra sedang tidak terfokus pada apa yang sedang dibicarakan oleh pria dihadapannya. Dia hanya berharap segera pergi dari tempat itu sebelum pria didepannya mengenalinya.

“Apakah ada yang kurang jelas?” Tanya Leeteuk membuyarkan lamunan Soo Ra.

“Ah, Ne.” Jawab Soo Ra sembari menganggukkan kepala meskipun dia tidak begitu jelas.

“Baguslah. Jadi, mulai besok kau bisa datang kesini mulai pukul 2 siang sampai dengan 6 sore. Ini kunci bangunan ini, jadi meskipun tidak ada aku kau bisa masuk kesini.” Leeteuk menyerahkan kunci pada Soo Ra yang diterima dengan gugup. Soo Ra sama sekali tidak mau bertatapan muka dengan Leeteuk.

Saat Leeteuk sedang berbicara pada Soo Ra, Yesung tiba – tiba masuk dan membuat Soo Ra semakin gugup. Seakan – akan kakinya tidak mampu lagi menopang berat tubuhnya yang tidak seberapa.

“Yakk, Yesung~ah kau darimana saja hah? Bukankah kau harus mengajar vocal dari satu jam yang lalu?”

“Mianhae Hyung, aku akan ke kelas secepatnya. Tapi ijinkan aku makan dulu hyung. 5 menit.” Yesung langsung duduk di sofa dan memakan makanan yang dia bawa sebelumnya.

“Ehm… Jeoggi Apakah semuanya sudah selesai? Apakah saya boleh pulang sekarang?” Tanya Soo Ra dengan masih menundukkan kepalanya.

“Oh, ne. Sampai Jumpa besok Miss Jung. Dan selamat bergabung di Angels Melody.” Ujar Leeteuk dengan mengulurkan tangannya pada Soo Ra.

Setelah itu Soo Ra langsung keluar dari ruangan Leeteuk dengan sangat tergesa – gesa hingga dia tidak menyadari kalau sedari tadi Leeteuk terus memperhatikannya.

“Siapa dia Hyung? Pengajar baru?” Tanya Yesung tanpa mengalihkan perhatiannya dari makanannya.

“Hmmmm…..Tapi sepertinya wajahnya tidak asing bagiku.” Leeteuk masih memandangnya sambil bersedekap sampai sosok Soo Ra menghilang dari Koridor.

***

“Bagaimana Siwon~ah, kau sudah menemukan data – datanya?”

“Sabarlah Hyung, kau juga tahu kalau aku sedang mencarinya daritadi. Apa Kau yakin kalau Hikari masih memakai nama itu Hyung?” Tanya pria satunya yang masih berkutat dengan Komputer didepannya.

“Ne, aku mendengar seorang yoeja meneriakkan namanya. Dia meneriakkan nama Hye ri. Hajiman, bukankah kau bisa melacak semua mahasiswa disini? Kenapa untuk kali ini kau tidak bisa melacaknya?”

“Aiiisssshhhh jinjja. Banyak nama Hye ri disini Hyung. Ada puluhan dan dengan marga yang berbeda – beda. Siapa nama Marganya? Choi, Jung, Han, Park, Lee, Shin, Ryu, Kim atau Cho?” Siwon mendongakkan kepalanya dan menatap Donghae yang terlihat sedang berfikir keras. Berusaha mengingat atau lebih jelasnya menerka – nerka.

“hmmm…… Mollayo. Yoeja tadi hanya meneriakkan nama Hye ri saja. Tapi aku yakin kalau itu adalah Hikari. Aku masih mengingat detil wajahnya dan aku juga mempercayai hubungan batinku yang kuat dengannya. Sudahlah, kau cari saja” Donghae menjelaskan panjang lebar pada Siwon.

“Aigooo Ini Komputer Hyung. Dia tidak tahu bahasa batin. Dia juga tidak menerima sinyal dari otak jadi dia juga tidak bisa melacak bayangan diotakmu itu. Dia hanya bisa menerima sinyal analog. Jadi, Komputer ini tidak mungkin bisa melacak satu diantara puluhan nama – nama ini hanya dengan penjelasanmu tadi.” Siwon memarahi Hyungnya. Donghae hanya tersenyum sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.

Mereka berusaha melacak keberadaan Hye ri dan mencari data – data tentang Hye ri. Mereka berdua tidak menyangka kalau tidak hanya ada satu Hye ri dikampus ini. Tapi terdapat puluhan dan mungkin ratusan dengan nama Hye ri dari marga yang berbeda – beda.

“Aku sudah mencetaknya. Siapa tahu saja ini akan berguna.” Siwon menyerahkan print out daftar nama – nama tadi lengkap dengan alamat dan nama fakultasnya. Donghae menerima kertas – kertas tersebut dan mulai membaca deretan tulisan dan angka yang tercetak dikertas. Sementara Siwon kembali berkutat dengan komputernya.

“Apa yang kau cari? Kau juga ingin melacak seseorang eh?”

“Anniyo. Hanya mencari nama – nama Mahasiswa Seni yang baru.” Jawab Siwon tanpa menoleh kearah hyungnya. Donghae mengangguk dan kembali membaca kertas yang dia pegang. Dia tahu kalau Siwon adalah asisten Dosen Seni di Universitas ini. Jadi sudah tidak asing lagi kalau Siwon selalu mengecek data – data tentang mahasiswa jurusan Seni.

Siwon mencetak nama mahasiswa baru jurusan Seni. Hanya ada satu nama yang terlihat baru masuk ke Universitas Seoul dengan jurusan seni. Dia tersenyum karena sepertinya mencari orang yang mengetahui keberadaan Eun Soo tidak sulit.

“Yakk, kenapa kau senyum – senyum sendiri?” Donghae terlihat bingung dengan kelakukan pria didepannya. Tiba – tiba tersenyum padahal menurutnya tidak ada yang lucu.

“Aku akan menemukan belahan Jiwa ku secepatnya Hyung.” Ucapnya masih dengan senyum mengembang dibibirnya. Donghae hanya geleng – geleng kepala dan langsung pergi meninggalkan ruangan tersebut.

TBC

Heheheheeheh maaf kalau hasilnya mengecewakan. Maklum lah, baru kali ini bikin FF dengan genre Fantasi (gak tahu fantasi apa bukan, pokoknya tetep fantasi). #maksa

Sebenarnya aku berniat publish ini kalau udah sedikit panjang halamannya, tapi sepertinya niatnya dibatalkan. Heheheheehehehe

Jadi mian banget kalau part nya pendek. Ini masih part pertama kok dan ini masih memunculkan tokoh – tokohnya doang.

Insya allah untuk part – part berikutnya aku bikin panjang karena udah mulai konflik. Hohohhohohohohohhoohoho #seneng banget konflik ceritanya……

Sekali lagi mian kalau part pertama ini udah mengecewakan n super pendek. Jeongmal mianhae…….

Oke deh cukup cuap – cuapnya. Happy reading…. 

Advertisements

About eunhaekyu

i'm an ELF really really really really Lee Donghae and Lee Hyuk Jae joahae...... i think both of them are perfect....

8 responses »

  1. love-yekyu says:

    WAaaaaaaaaaaaaa…keprok2…
    Ga mengecewakan ko nyuuun…

    Q suka konfliknya ‎​​~(˘.˘~)(~˘.˘)~

    Itu suamiku melihara kura2 banyak amat y?? Mau dbikin peternakan kura2 huh?? Aigooo –___–”

    Yeeey, yunha dsini ambisius, aku sukaaa ‎​​~(˘.˘~)(~˘.˘)~
    ‎​​ƪ(˘⌣˘)┐ ƪ(˘⌣˘)ʃ ┌(˘⌣˘)ʃ menggambarkan yunha bgt.. Hahahaha

    Donghae bntar lagi bkalan melancarkan aksinya mendekati hyeri nih??wkwkwk siapkan jurus berjuta menggombal..

    Lanjuuuut thooor… Ini crita yg pling q tunggu2 dr blogmu… 😀

    • eunhaekyu says:

      beneran nii gak mengecewakan???
      #Hug Yunha……
      gomawoyo……

      dimana – mana Ahjussi memang selalu berhubungan dengan kura-kura
      jadi dimana ada ahjussi, selalu ada kura-kura….
      hahahahahahahahah

      malah kayaknya sii Hyun Hee yang jadi lemot nya minta ampun
      ckckckckck

      semoga bisa mencari kata-kata najong yang tepat
      wkwkwkwkwkwkwwkwkwkwk

  2. love-yekyu says:

    Beneraaaaan… Baguus kok ~(˘▽˘~)(~˘▽˘)~ ~(‘▽’~) (~’▽’)~

    Kalo gt q mau mengumpulkan prajurit untuk misiku penghancuran kura-kura di seluruh dunia, biar dia ga ngklirik kura2 lagi… Huh, sebel saya —__—”

    Kata2 najong?? Apa an tuh?? Hehe #plakk

    Hyunhee bkan hanya lemot tuh, hahaha *kabuur ah sebelum dia muncul.. Wkwkwkwk

    • eunhaekyu says:

      asssyyyykkk…….
      lanjutannya sabar yaa…. perlu memutar otak juga…
      heheheehheheehehhehe

      waahhhh waahhhh, aku yakin kalau sekutu ahjussi yang Pro dengan kura-kura akan menghalangi jalanmu
      kura-kura kan udah seperti saudaranya ahjussi
      wkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwwkwkwkwk

      huuuhhhh, masak qm gak tahu Najong siihhh??? -_-”

      mana tu sii Hyun Hee? dia nyuruh buruan publish tapi dia gak muncul-muncul
      lebih baik sii evil magnae diculik aja biar dia muncul…..
      #culik evil Kyu

      • love-yekyu says:

        waaaaah..rumah baru nih???eh salah ding… mksdku tampilan baru 😀
        bagus bagus…

        hah..bukan hanya seperti saudara nya aja, tapiiiiiii udah kayak nyawanya.. –__–”
        #hadeh sbgai istri yg baik q hanya bsa sabar…#plakk
        tpi syangnya aku ga pernah berhasil menjadi istri yg baik.. wkwkwkwk

        gak tahu, apaan tuh najong???hah???

        dia lg sibuk makk.. sbenarnya q jg,, tpi q smpetin bka bwt komen2 aja.. tpi ff ku blm ada sama sekali yg q ketik.. sumpah pusing saya mikir fisika, biologi, kimia, matk, deutsch.. nih kepala rasanya mau pecah.. oh God!!

        ya, ambil aja tuh evil.. dia udah ga tertarik.. klo mau ambl jg yeppa, q jg dah ga tertarik.. wwkwkwkwkwkwk

      • eunhaekyu says:

        yaudah kalau gitu semuanya buat aku….
        aku mau bikin FF yang cast nya Yesung,Kyuhyun,Donghae n Hye ri.
        wakakakakakakakakakakakaka

        kesibukanku baru dimulai minggu depan
        hohohohohohohohoho
        setelah tanggal 20 mungkin FF sedikit telat-telat publishnya……

        Wintersemester liburnya lama gak ditempatmu???
        ditempatku cuman 2 minggu doang
        di tempat Mareta sampe 2,5 bulan….

  3. love-yekyu says:

    hahahahaha… ambil aja udah semua… wkwkwkkw

    ga tau makk…. lburnya kan herbs dlu, skitar 2 minggu an.. klo lbur winter blm tahu aku..
    #plakk

    wow, lama bgt tuh dia lburnya… ckckckc

    –__–” pusiiiiiiing aku,,,,

    • eunhaekyu says:

      OKE………..
      jangan nyesel kalau semuanya pada berbalik ke arahku….
      tuuhhh semuanya lagi pada PDKT ke aku….
      hahahahaahaha

      tanggal 20 udah masuk, kayaknya publish FF agak terbengkalai

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s